Penggunaan Listrik Texas Capai Titik Tertinggi Baru Lagi ditengah Gelombang Panas yang Berkepanjangan

Broker LokalForexTrading Online | Bursa Forex

Broker Lokal – Permintaan listrik di Texas mencapai rekor tertinggi pada hari Senin untuk kedelapan kalinya pada musim panas ini karena rumah dan bisnis terus menghidupkan AC agar menghindari gelombang panas yang berkepanjangan.

Dewan Keandalan Listrik Texas (ERCOT), yang mengoperasikan jaringan untuk lebih dari 26 juta pelanggan yang mewakili sekitar 90% beban listrik negara bagian, mengatakan memiliki sumber daya yang cukup tersedia untuk memenuhi permintaan yang melonjak.

Penduduk Texas khawatir tentang cuaca ekstrem sejak badai mematikan pada Februari 2021. Hal ini menyebabkan jutaan orang tanpa listrik, air, dan panas selama berhari-hari saat ERCOT berjuang mencegah jaringan listrik runtuh.

Setelah menetapkan 11 permintaan tertinggi baru musim panas lalu, ERCOT mengatakan penggunaan mencapai 83,854 megawatt (MW), yang melampaui rekor tertinggi terbaru 83,593 MW pada 1 Agustus.

Pertumbuhan ekonomi dan populasi yang meningkat telah mendorong penggunaan listrik di negara bagian Sun Belt seperti Texas. Meskipun permintaan listrik AS secara keseluruhan terproyeksikan akan berkurang pada tahun 2023 setelah mencapai rekor tertinggi pada tahun 2022.

GAMBAR BROKER LOKAL

broker lokal

Di pasar real-time, harga sempat berkisar antara $1000-$2000 per MWh, menurut situs web ERCOT.

“Ratusan ternak juga mati di Iowa. Karena panas dan kelembapan ekstrem pada akhir Juli,” kata negara bagian dan produsen ternak, saat dunia mencatat bulan terpanasnya.

Kematian menunjukkan korban cuaca buruk pada hewan ternak dan produksi makanan. Kerugian selanjutnya memangkas kawanan ternak AS, yang sudah menjadi yang terkecil dalam beberapa dekade setelah kekeringan mendorong peternak untuk menyembelih lebih banyak sapi karena kurangnya padang rumput untuk memberi makan mereka.

Meskipun jumlahnya tidak masif, produsen mengatakan kematian baru-baru ini tidak biasa. Ternak juga mati karena panas di Kansas dan Nebraska, kata pejabat negara bagian.

“Panas biasanya paling berbahaya bagi ternak terberat yang beratnya lebih dari 1000 pon (450 kg). Tetapi suhu dan kelembapan melonjak sangat tinggi. Bahkan ternak yang lebih ringan seberat 700 pon pun mati,” kata Gary Vetter, yang beternak sapi di Iowa barat,

Departemen Sumber Daya Alam Iowa mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya menerima permintaan pada 31 Juli untuk membuang sekitar 370 sapi yang mati akibat panas di Iowa barat baru-baru ini.

Iowa adalah negara bagian penghasil sapi terbesar kelima dan memiliki 630,000 sapi di tempat pemberian pakan pada 1 Juli, menurut Departemen Pertanian AS.

USDA menawarkan bantuan bencana yang dapat membantu mengkompensasi produsen yang ternaknya mati.

“Kansas menerima permintaan untuk membuang 50 sapi. Karena tekanan panas musim panas ini,” kata Matthew Lara, juru bicara Departemen Kesehatan dan Lingkungan Kansas. Musim panas lalu, negara bagian itu memiliki sedikitnya 2000 kematian ternak ketika gelombang panas awal Juni membuat para produsen lengah.

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt.

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA