Menteri Keuangan Eurozone Mendukung Kebijakan Fiskal

Broker Online | Forex | Trading Online | Bursa Forex

Broker online - Dalam pertemuan formal antara menteri keuangan Eurozone, kemungkinan diperkirakan akan dicapai kesepakatan dukungan terhadap pandangan Komisi Eropa mengenai kebijakan fiskal yang harus berubah serta dukungan untuk menjadi netral di tahun 2023 mendatang, namun di satu sisi mereka harus bersiap jika diperlukan lebih banyak dana segar untuk mengantisipasi dampak perang Ukraina.

Para Menteri Keuangan dari 19 negara pengguna mata uang Euro akan bertemu di hari ini, guna membahas sikap fiskal mereka di tahun depan, seiring invasi Rusia terhadap Ukraina yang meningkatkan ketidakpastian serta risiko terhadap pertumbuhan ekonomi Uni Eropa yang tengah mengalami rebound dari krisis pandemi.

GAMBAR BROKER ONLINE

Namun salah seorang pejabat senior di kawasan Eurozone, yang terlibat dalam persiapan pembicaraan dalam pertemuan tersebut, mengatakan bahwa kondisi yang terjadi saat ini akan lebih sulit bagi mereka, dibandingkan beberapa pekan sebelumnya di saat varian Omicron menyebabkan pukulan terhadap aktifitas ekonomi di kawasan tersebut.

Pihak Komisi Eropa telah merekomendasikan sebelumnya bahwa pemerintah Uni Eropa harus berpindah ke sikap fiskal yang netral di tahun depan dari saat ini, namun di lain pihak mereka juga harus bersiap untuk beradaptasi dengan cepat jika krisis Ukraina menghasilkan tantangan baru bagi seluruh negara di kawasan Eropa.

Selain itu Komisi Eropa mengindikasikan bahwa batas pinjaman pemerintah Uni Eropa kemungkinan akan tetap ditangguhkan hingga 2023 mendatang, namun sejumlah negara yang memiliki hutang tinggi seperti Italia dan Yunani masih harus fokus pada pengetatan kebijakan fiskal mereka, sementara negara dengan hutang yang rendah akan fokus pada investasinya.

Lebih lanjut pejabat tersebut menilai bahwa situasi saat ini berkembang dengan cepat serta pihaknya perlu untuk memperbarui gambaran saat informasi baru tiba, dan situasi di Ukraina saat ini yang menggambarkan tragedi kemanusiaan besar-besaran, sehingga dalam istilah ekonomi maka dampaknya terhadap kawasan Euro menjadi lebih serius namun masih dapat ditanggung.

Beliau juga menyampaikan bahwa ekspektasi saat ini menunjukkan bahwa pertumbuhan akan berlanjut namun dalam kecepatan yang terasa lebih lambat, seiring tekanan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan sebelumnya.

Pada pekan lalu European Central Bank (ECB) memperkirakan bahwa pertumbuhan Eurozone akan berjalan lebih lambat sekitar 0.5 poin persentase di tahun ini, karena perang yang berkecamuk di Ukraina, akan tetapi masih berada di kisaran 3.7% dan akan melambat di angka 2.8% pada 2023 mendatang, sementara perkiraan ECB terhadap inflasi diatur ke rata-rata 5.1% di tahun ini dan 2.1% di tahun depan, yang masih jauh di atas rata-rata target 2% dari bank sentral tersebut.

Disebutkan bahwa ada alasan bagus untuk tetap optimis mengenai ketahanan ekonomi Eurozone, namun mereka masih berada dalam situasi di mana ketidakpastian sangat tinggi serta risiko penurunan terus meningkat, sehingga para pejabat terkait menyadari bahwa harus siap untuk memperbari asumsi mereka sekaligus menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, para menteri di kawasan Euro disebut tidak akan membahas mengenai sanksi yang diberlakukan terhadap Rusia, dikarenakan mereka akan melakukannya dalam pertemuan dengan rekan-rekan Uni Eropa di zona non-Euro yang akan dilaksanakan pada hari Selasa besok.

Sebanyak 27 menteri negara-negara Uni Eropa akan membahas penyelesaian serikat perbankan Uni Eropa terhadap European deposit insurance scheme (EDIS),seiring pemerintah Uni Eropa ingin terlebih dahulu menyepakati cara untuk mengurangi risiko yang membayangi sektor perbankan dan elemen lain dari serikat perbankan yang semuanya berperan dalam diskusi, termasuk membuat bank mendiversifikasi portofolio obligasi negara mereka, akan menurunkan risiko serta integritas lintas batas dan diversifikasi bank.

Ketua Menteri Keuangan Eurozone, Paschal Donohoe kemungkinan akan menyampaikan presentasi rencana awal untuk mencapai kesepakatan mengenai EDIS yang akan memperkirakan sejumlah tahap, dimana akan ada lebih banyak pembagian risiko melalui skema deposito yang akan dicocokkan dengan pengurangan risiko yang lebih banyak lagi.

VIDEO BROKER ONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=STvgIBlTiSk

Berdasarkan apa yang dicapai dari rencana awal, maka rencana lengkap mengenai bagaimana EDIS dapat siap di bulan April dan tercapai kesepakatan di bulan Juni, namun diperingatkan bahwa hal tersebut tidak akan menjadi akhir dari rencana awal diskusi.

Pejabat tersebut juga mengungkapkan bahwa hal ini belum menjadi kesepakatan secara terperinci mengenai semua elemen serikat perbankan, dan akan menjadi komitmen politik dari negara-negara anggota untuk serangkaian elemen serikat perbankan secara luas serta sejumlah prinsip dan proses yang kemudian akan memandu pekerjaan dari sisi legislatif.

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA